Seperti yang kita tahu bahwa sekarang ruang gerak kita terbatasi. Adanya pandemic covid-19 ini membuat kita mau tidak mau harus membatasi berbagai macam kegiatan, harus mampu melakukan kegiatan dengan tetap menjalankan protocol kesehatan, dan tentunya harus mampu melakukan aktivitas dengan perasaan cemas. Kecemasan ini terjadi dikarenakan angka korban covid-19 yang setiap harinya semakin bertambah, namun di sisi lain kita harus tetap melakukan aktivitas seperti biasanya.

Kecemasan ini dapat berdampak juga pada kesehatan fisik dan mental. Seperti contohnya dengan dibatasinya kegiatan kita diluar rumah dapat menyebabkan stress, yang mana stress ini jika tidak diatasi dengan baik dapat menyebabkan turunnya kekebalan tubuh kita.
Menurut WHO (2019), stres yang muncul selama masa pandemi COVID-19 dapat berupa:

1. Ketakutan dan kecemasan mengenai kesehatan diri maupun kesehatan orang lain yang disayangi.
2. Perubahan pola tidur dan/atau pola makan.
3. Sulit tidur dan konsentrasi.
4. Memperparah kondisi fisik seseorang yang memang memiliki riwayat penyakit kronis dan/atau gangguan psikologis.
5. Menggunakan obat-obatan (drugs)

Untuk itu, agar dapat mengatasi stress ketika pandemic ini, kita dapat melakukan Self Healing. Self Healing adalah cara memahami diri sendiri untuk mengobati luka hati atau masalah dalam diri. Self healing sendiri merupakan kemampuan untuk menjaga diri sendiri untuk dapat berdamai dan menerima dengan masalah yang sedang dimiiliki.

Sehingga batin akan menjadi lebih damai dan tenang. Dengan melakukan self healing bahkan dapat mengobati trauma-trauma yang dimiliki di masa lalu.

Seperti kita ketahui bahwa faktor imunitas atau kekebalan tubuh yang kuat juga dipengaruhi oleh ketenangan diri seseorang. Orang yang mampu mengelola kesehatan mentalnya akan memiliki imunitas tubuh yang kuat. Oleh sebab itu, kemampuan self healing di saat pandemi saat ini sangatlah penting. Self healing dapat membantu seseorang mengontrol emosi dan pikirannya. Sehingga, ia dapat membentuk daya tahan tubuh yang baik.

Adapun beberapa cara untuk self healing diantaranya:
MINDFULLNESS: Mindfulness adalah suatu kondisi di mana pikiran, perasaan, dan tubuh kita berada pada saat ini, tidak mengembara ke masa lalu maupun masa depan, serta non-judgemental (Kabat-Zinn, 1990).
GUIDED IMAGERY: Pejamkam mata, lalu bayangkan sesuatu yang menyenangkan, dengan berbagai modalitas seperti visual, auditori, dan kinestetik untuk membantu meningkatkan imajinasi.

Meskipun kenyamanan ini bersifat jangka pendek, namun Guided Imagery bisa menjadi pertolongan pertama psikologis dalam menanggulangi kecemasan berlebih.
SELF-TALK: Bicaralah kepada diri sendiri dengan kalimat positif. Perlu diketahui bahwa emosi cenderung dipengaruhi oleh pikiran kita, yang mana pikiran kita sangat tergantung dari bagaimana kita menafsirkan suatu peristiwa. Penting untuk kita memperbaiki kembali apa yang menjadi isi pikiran, karena pikiran yang positif akan meningkatkan kualitas emosi dan perasaan.

EXPRESSIVE WRITING: Refleksikan pikiran dan perasaan yang Anda alami selama masa pandemi ke dalam bentuk tulisan.
Selain menjaga kesehatan fisik, penting untuk kita untuk menjaga kesehatan mental juga, mengingat dimasa pandemic ini kita memiliki kemungkinan yang besar untuk mengalami stress yang dapat menurunkan imunitas yang ditakutkan dapat menyebabkan kita rentan untuk tertular virus covid-19. Maka dari itu, kita dapat melakukan beberapa cara diatas untuk dapat setidaknya mengurangi kecemasan ataupun mengatasi stress.

Source:
Departemen Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental Fakultas Psikologi Universitas Airlangga
Popmama.com


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *